Bagi anda yang ingin berwisata di Karimunjawa, snorkeling tentu akan menjadi aktivitas utama yang ada di benak anda. Bagi anda yang ingin bersnorkeling, berikut ini saya akan berbagi sedikit tips agar aktivitas snorkeling anda di Karimunjawa menjadi nyaman, aman, dan tentu saja menyenangkan.
Karimunjawa, 83 km sebelah utara Pulau Jawa, adalah salah satu tempat dengan keberagaman biota laut yang sangat luar biasa. Lebih dari 69 marga karang keras dan tak kurang dari 353 spesies ikan karang hidup di perairan laut tropisnya yang jernih. Snorkeling pun menjadi favorit bagi setiap orang yang mengunjungi kepulauan cantik nan eksotik ini.
Hal-hal yang perlu diwaspadai
![]() |
| Bulu babi (Echinoidea) |
1. Bulu babi (Echinoidea)
Bulu babi tersebar di hampir seluruh bagian spot Karimunjawa. Hewan yang juga kerap disebut Landak Laut ini pada dasarnya bersifat pasif dan tidak akan menyerang manusia. Namun bila tidak sengaja terinjak, durinya bisa menimbulkan rasa sakit dan pegal.
Bila terkena, cobalah untuk menghancurkan bulu babi yang sudah terlanjur masuk ke dalam kulit dengan cara memukul-mukul pelan bagian di dekatnya. Bulu babi yang telah hancur akan keluar bersama darah atau terbawa oleh air pada saat mandi. Jangan lupa untuk membubuhkan antiseptik. Nelayan lokal sering menggunakan cara tradisional yaitu menyiram bagian yang terkena bulu babi dengan air seni yang mengandung amonia.
![]() |
| Ubur-ubur |
Ubur-ubur adalah hewan lain yang juga perlu diwaspadai ketikasnorkeling di Karimunjawa. Pada musim panas, jumlah populasinya bisa meningkat berkali lipat sehingga cukup sering terlihat di perairan Laut Jawa. Meski bentuk dan warnanya sangat cantik, sengatan ubur-ubur cukup berbahaya. Bahkan jika spesies tertentu menyengat perut atau dada bisa mengakibatkan luka yang fatal. Untuk pertolongan pertama, luka sengatan bisa dicuci dengan asam cuka 5%, alkohol 40-70%, baking soda, air jeruk lemon/nipis, atau amonia. Usahakan untuk tidak menyiramnya dengan air tawar dan menggosok bagian yang luka karena akan mempercepat masuknya racun ke dalam tubuh. Setelah itu korban harus secepatnya dibawa ke dokter.
![]() |
| Terumbu karang |
Penampakannya yang beraneka warna bisa jadi sangat menggoda anda untuk mendekatinya. Itulah, anda harus berhati-hati ketika saat menginjakkan kaki di atasnya. Selain dapat menyebabkan patahnya terumbu karang, bisa-bisa Anda justru menginjak Ikan Lepu Batu (synanceia).
Ikan yang pandai menyamarkan diri sebagai batu ini disinyalir sebagai ikan paling berbisa di dunia. Duri di punggungnya mengandung neurotoxins yang menyerang jaringan saraf dan bisa mengakibatkan kelumpuhan atau bahkan akibat yang lebih fatal jika korban tidak segera ditolong. Untuk pertolongan pertama, korban harus segera dikeluarkan dari air, kemudian luka dicuci dan dikompres dengan air panas dengan suhu minimal 45 derajat Celcius.Racun ikan ini terbentuk dari protein yang akan terurai pada suhu tinggi. Tapi, anda harus hati-hati, jangan sekali-kali mengompres dengan air yang mendidih. Karena ini justru akan semakin memperparahnya.
![]() |
| Ikan pari Manta |
Ikan pari bisa menjadi salah satu bahaya yang akan anda jumpai di lautan. Meskipun bukan dari jenis yang paling berbahaya, di beberapa wilayah Karimunjawa banyak terdapat ikan pari, seperti misalnya di Pulau Sintok.
Ikan ini kebanyakan tinggal di dasar lautan yang berpasir. Oleh karena itu Anda harus ekstra hati-hati ketika berjalan di laut dangkal. Memakai alas kaki adalah cara pencegahan yang terbaik. Maka cara terbaik adalah langkah yang sedikit diseret. Dengan begitu, seretan kaki anda akan menghamburkan pasir yang bisa membuat Ikan Pari kabur.
Dari sekian banyak jenis Ikan Pari, tercatat hanya jenis-jenis Ikan Pari seperti Manta saja yang bisa berakibat fatal bila ekornya menyengat manusia. Bila Anda terkena bisanya, rendamlah luka atau kompres dengan menggunakan air panas minimal 45 derajat Celcius untuk menguraikan bisanya.



















